Tag Archives: Merdeka

“Kalau berteman jangan milih-milih.” adalah salah satu nasehat yang membuat saya bingung. Kalau kita tidak boleh memilih teman ~maka logikanya: kita harus berteman dengan siapapun. Termasuk dengan orang jahat?

Eh?

Saya juga pernah dinasehati: “Bebaskan pikiranmu; beri ruang untuk gagasan-gagasan. Lebih banyak pilihan, lebih mudah buatmu untuk memutuskan.” Kenyataannya; banyaknya pilihan dalam hidup malah bikin saya semakin bingung.

Kaum hawa yang berkunjung ke mall kemudian keluar masuk toko sepatu; bisa jadi dia sedang bingung karena: 1. Tidak menemukan sepatu keren yang cocok dengan selera; atau… 2. Terlalu banyak sepatu yang keren ~dan SEMUANYA cocok dengan selera.

Kita (mungkin) sudah tak terjajah; trus kita jadi merasa bebas. Bebas makan apapun. Bebas berbuat apapun. Namun, apakah itu bikin kita bahagia?

Uummmmm…

Indonesia sudah merdeka. Tentu udah jelas. Tapi kalau kita mengklaim diri kita manusia yang bebas sebebas-bebasnya; jelas belum tentu. Kebebasan berbicara, bersikap, berperilaku sangat dihargai di negara kita. Kalau di Pancasila, adab dan pekerti berada di poin kedua. Cukup strict. Coba saja kamu menunjuk muka orang sambil bilang; “Anjing, Lu!!”

Apa yang terjadi?

Ah, paling dibacok . . .

Dirgahayu Indonesia!!!

Kau bisa meledakkan sudut ruangku

Kau bisa merampasi harta bumiku

Tapi kau takkan mampu menghancurkan mimpiku

-

Kau bisa membunuhi tunas rantingku

Kau bisa mengatakan hal buruk tentangku

Tapi kau takkan mampu menggoyahkan jiwaku

Karena aku Indonesia

-

Tapi kau takkan mampu menghancurkan mimpiku

Tapi kau takkan mampu menggoyahkan jiwaku

Karena aku Indonesia

Karena aku Indonesia

-

Karena Aku Indonesia ~ Masova

Terus gimana?