Chris Nolan bikin ulah lagi.
Kalau sudah mengenal pilem-pilem dia sebelumnya; seperti Following, Memento atau reboot franchise Batman; pilem Nolan bukan tergolong hiburan yang ringan. Namun juga tidak berat banget sampai terasa membosankan.
Jadi pilem Inception ini tentang apa sih?
Ketika kita bermimpi; alam bawah sadar kita bekerja. Kita membangun dunia kita sendiri. Dalam tidur, kita melihat memori, kenangan, ide, gagasan; semua yang ada di dalam pikiran kita muncul.
Namun, bagaimana jika apa yang kita lihat itu ternyata BUKAN mimpi kita?
Karena ada sekelompok orang yang ahli merancang mimpi. Mereka bisa menculik, kemudian membius dan ‘memaksa’ kita untuk memasuki mimpi yang telah mereka bangun.
Di Jepang, dalam perjalanan di atas rel kereta api, Cobb (diperankan Leonardo diCaprio) bersama tim-nya membius Saito (Ken Watanabe) dan menyusup ke dalam kepalanya untuk mencuri gagasan rahasia dari pikiran Saito. Sayang, karena Cobb sendiri lah yang membangun dunia mimpi itu; maka proyeksi-proyeksi yang ada di kepalanya tanpa sadar ikut muncul. Istrinya, Mal (Marion Cotillard) yang telah meninggal, datang dalam bentuk kenangan; mengacaukan rencana dan misi mereka. Semuanya terjaga.
Namun Cobb sudah menyiapkan mimpi di dalam mimpi.
Ketika semuanya membuka mata, sebenarnya mereka masih berada di dalam mimpi yang lain. Semua berjalan hampir sempurna, ketika ada detail kecil yang luput diperhatikan oleh Arthur (Joseph Gordon-Levitt) ~yang menyebabkan target mereka sadar bahwa dirinya masih bermimpi.
Ketahuan dan gagal; mereka bergegas kabur. Namun Saito menemukan Cobb, dan menawarkan dia suatu misi yang hampir mustahil dilakukan: Inception!! Kebalikan dari misi awal –yang mencuri ide dari kepala kita, misi Insepsi ini adalah menanamkan ide ke dalam pikiran kita. Dalam kasus ini, Saito ingin Cobb menanamkan ide ke dalam kepala Fischer, saingan perusahaannya.
Prosesnya tetap sama; mengunakan DreamShare, memaksa target untuk memasuki dunia mimpi –bahkan mimpi di dalam mimpi di dalam mimpi. Tidak ingin kegagalan sebelumnya terulang –proyeksi istrinya datang mengacau–, Cobb merekrut seorang mahasiswi jenius, Ariadne (Ellen Page) untuk merancang dunia mimpi yang akan digunakan dalam misi insepsi ini. Terakhir, dia merekrut seorang ahli obat bius anestesi dan seorang penyamar untuk mendukung keseluruhan rencana.
Dunia mimpi yang bertingkat di Inception ini saling berkaitan; mirip permainan menyusun piramid dari kartu. Semakin ke atas semakin rawan. Jika kartu (atau mimpi) yang bawah disenggol; yang atas ikut goyang. Nolan menyusun kartu-kartu sampai tinggi banget; dan ketika udah rentan dia menambahkan lagi satu tingkat di atasnya. Mencekam!!
Kisah yang awalnya agak lambat, bergulir menjadi adegan-adegan padat yang memukau. Khas Nolan; mengumbar clue dan detail di mana-mana tanpa memberi penjelasan, ‘memaksa’ penonton untuk tidak berkedip dan memahami sendiri apa yang telah mereka saksikan. Akting para pemain sangat keren –meski Leonardo diCaprio selalu mengingatkan saya pada perannya di Titanic–; visual effect yang memukau (terutama adegan-adegan Arthur beraksi di hotel); dan scoring musik yang bikin merinding dari sang dewa Hans Zimmer. Dahsyat!
Diakhiri dengan ending yang bercabang; Nolan berhasil, –sangat berhasil– menggelitik pikiran dan emosi penonton sehingga meski telah beranjak dari bangku bioskop; kita akan terus berpikir dan bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Bahkan mungkin berhari-hari seperti yang saya alami.
great movie. i love ariadne. “so, whose subconscious are in going into?” :)
kayak Total Recall :-Z :-Z :-Z
liat triler n baca previewnya kereen bangets, tp sayang sampai di bioskop udah gak ada q belum sempet nonton

aku jg belom nonoton

pengenn…
g pernah nonton…

Gw juga pernah mimpi kayak gitu, tapi sayang cuma 3 tingkat
kok bisa
bisa aja kok ……

kalo gue pernahnya ampe 2 tingkat doang :nyu: :nyu:
ngomong-ngomong soal mimpi jadi ngantuk nih :-Z :-Z :-Z
jadi, endingnya gimana tuh? masih bingung nih…
kalo tidur ga usah ngiler lah :-Z
orang lagie tidur, mimpi dia tuh lagi tidur, mimpiin diatuh tudur, dimimpinya tidur lagi, terus mimpinya sama aja, tidur lagie :-Z
mbah surip: kapan bangunnya :grr: ini tidak sesuai dengan lagu saya!
kalo saya ampe bertingkat-tingkat abis waktu tidur mimpi saya ikutan tidur(dasar males!
) dan didalam mimpi si mimpi ikutan tidur juga tapi semakin lama mimpi-mimpi tadi makin kecil
huaaa tad bisri masih suka tidur to?
mantp film tentang mimpi in emng unik dan menarik
komiknya kocak jga
kpan-kpan ada pilem tntang mimipi yah :-Z
good movie blm nonton sih
butuh nonton 2 kali buat mengerti isi film ini :kikik:
Gue udah nonton loooo
tauya 1 jam di mimpi = 1 menit di duia yata looooo (kayaknya) 8-) 8-) 8-) 8-) 8-) pantesan lama mimpi kita ho ho ho ho |-) |-) |-) |-) |-)
Thank you a lot for providing individuals with such a marvellous chance to read from this blog. It really is very amazing and also packed with a good time for me personally and my office fellow workers to visit your site a minimum of 3 times in a week to see the new guidance you have. And of course, I am also at all times amazed with your eye-popping techniques served by you. Some 2 ideas on this page are unquestionably the very best I’ve had.
yaaaaah aku blom nonton sayang

ya aku udah nonton filmnya. :woot: :woot: :woot: :woot: :woot: :woot: :) :) :) :) :) :) :-| :) :) :) :)

Jadi ngeeeee ??????
sya juga dah nonton nih film!! iya bener tuh, sy masih mikir ampe skrg.
Semua materi yg ad di film ini kan secra aplikasi xata di dunia belum ada, maka tak logis, dan karena tak logisnya maka semua jadi logis…?Ngggg
Kan ada tuh totemnya bobb yg gasing i2. Pas penutup Totem i2 blum berenti berputar, film dah abis..!!!!
ahhh. penasarannn….
apakah Bobb sudah ada di dunia nyata, atau masih di mimpi org lain?
:'(